Edukasi Otomotif

Spooring dan Balancing: Apa Bedanya dan Kapan Harus Dilakukan?

D
Demo Bengkel Otomotif
22 Juni 2026
Spooring dan Balancing: Apa Bedanya dan Kapan Harus Dilakukan?

Spooring dan balancing adalah dua prosedur yang berbeda namun sering disebut bersamaan. Keduanya sama-sama penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara, tetapi menangani masalah yang berbeda. Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang masih menyamakan atau bahkan tidak tahu kapan masing-masing harus dilakukan.

Apa Itu Spooring (Wheel Alignment)?

Spooring adalah proses penyetelan sudut geometri roda terhadap badan kendaraan agar sesuai spesifikasi pabrik. Prosedur ini memastikan semua roda sejajar satu sama lain dan tegak lurus terhadap permukaan jalan. Spooring diperlukan ketika mobil terasa menarik ke satu sisi meski setir lurus, ban aus tidak merata, atau setelah kendaraan menabrak lubang besar.

Apa Itu Balancing (Wheel Balancing)?

Balancing adalah proses penyeimbangan distribusi berat antara ban dan pelek agar putarannya merata di semua titik. Ban yang tidak seimbang akan menyebabkan getaran pada kecepatan tertentu — biasanya terasa pada setir, lantai, atau seluruh bodi kendaraan. Balancing dilakukan dengan menambahkan beban kecil (timbal) pada titik tertentu di pelek.

Perbedaan Singkat dalam Tabel

GejalaPerlu SpooringPerlu Balancing
Mobil menarik ke kiri atau kananYaTidak selalu
Setir bergetar di kecepatan tinggiTidak selaluYa
Ban aus tidak merataYaMungkin
Ganti ban baruDianjurkanYa
Setelah benturan jalan rusakYaYa

Idealnya, spooring dan balancing dilakukan bersamaan setiap 10.000 km atau setelah melewati jalan rusak yang cukup parah. Di Demo Bengkel Otomotif Bandung, kedua prosedur ini ditangani menggunakan peralatan digital modern untuk hasil yang akurat dan terukur.

Artikel Terkait

Chat & Booking